PSIS

Profil Hari Nur Yulianto, Penyerang Utama PSIS di Liga 1

Di Liga 1 BRI, PSIS Semarang kali ini tampaknya sudah menunjukkan taringnya. PSIS beberapa kali berhasil meruntuhkan lawan-lawannya selama beberapa minggu pertama pertandingan. Tentu saja, kesuksesan ini tidak lepas dari pelatih dan pemain. Salah satu pemain yang kini menjadi bintang di PSIS Semarang adalah Hari Nur Yulianto. Dalam tiga laga pertamanya, Hari berhasil mencetak 3 gol. Dari sini, banyak orang yang tertarik dan mengetahui siapa Hari Nur Yulianto.

1. Biodata

Hari Nur Yulianto adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa PSIS. Ia lahir pada tanggal 31 Juli 1989 di Kendal.

2. Awal Karir

Hari memulai karirnya pada tahun 2010 dengan bergabung dengan klub sepak bola PSCS Cilacap. Karirnya bersama PSCS Cilacap hanya bertahan satu tahun. Tak lama kemudian, ia bergabung dengan tim Persiba Banyumas dan Persbanga Purbalingga dan membela mereka dari 2011 hingga 2013.

3. Gabung PSIS Semarang

Setelah membela dua tim sebelumnya, Hari Nur Yulianto bergabung dengan Semarang pada 2013. Di musim pertamanya, Hari menorehkan kesuksesan besar. Ia berhasil mencetak 6 gol. Sejak itu, Hari tetap bersama hingga hari ini. Prestasinya saat ini adalah mencetak banyak gol di Liga 1 2021 sebagai bagian dari Semarang

Top skorer ke-4 dari PSIS sejauh ini

Sejak bergabung dengan PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto telah mencetak 53 gol. Jumlah gol tersebut termasuk laga pekan ketiga BRI League 1 2021.

5. Rumor dimata tim nasional

Sejak gol di BRI League 1, beredar rumor mundurnya Hari Nur Yulianto dari timnas Indonesia. Penampilan apiknya di Liga 1 berhasil menarik minat timnas Indonesia. Meski belum jelas benar atau tidaknya, banyak pihak yang menilai ikut bela Indonesia merupakan hal yang wajar bagi Hari Nur Yulianto.

Inilah Profil Pemain PSIS Semarang Hari Nur Yulianto. Posisinya di Liga 1 cukup tinggi. Maka tak heran jika banyak yang tertarik dengan sosok dan bakatnya.

Baca juga artikel lainnya di duamata.my.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.