Mobil Murah Ayla

Mobil Murah Ayla

Menguji Keiritan Mobil Murah Ayla

Menguji Keiritan Mobil Murah Ayla

duamata.my.id-Mobil Murah Astra Daihatsu Ayla yang diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 beberapa waktu lalu memang belum secara resmi diproduksi dan dijual di dalam negeri.
Banyak orang yang masih penasaran apakah mobil yang rencananya ikut ambil bagian pada program low cost and green car (LCGC) itu benar-benar dapat dikategorikan sebagai mobil irit bahan bakar atau ramah lingkungan.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengajak Bisnis dan beberapa wartawan lainnya baik dari Jakarta maupun luar Jakarta untuk ikut serta dalam program Astra Daihatsu Ayla Eco Driving Challenge yang dilaksanakan di Bridgestone Proving Ground, Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11).

Program ini pada dasarnya merupakan bentuk edukasi untuk mengajak masyarakat bagaimana berkendara yang baik untuk menghemat bahan bakar. Selain itu, acara ini menantang para wartawan untuk membuktikan keiritan Ayla.

Dalam program emisi karbon rendah (low carbon emission) yang akan dikeluarkan pemerintah dalam waktu dekat, konsumsi bahan bakar merupakan salah satu syarat agar bisa mendapatkan diskon pajak dalam LCGC, yakni minimal 22 km per liter.

Daihatsu menyediakan dua varian Ayla dengan transmisi yang berbeda, yakni manual dan otomatis. Wartawan ditantang mengemudikan Ayla dengan mengonsumsi bahan bakar paling irit sekaligus memecahkan rekor dua teknisi Daihatsu asal Jepang, yakni Kiyotaka Yagi dan Shingo Kubo.

Mereka yang berhasil mencatatkan rekor konsumsi bahan bakar 27,9 km/liter untuk transmisi manual dan 21,8 km/liter untuk transmisi otomatis.

Peserta diberikan dua kesempatan mengendarai Ayla yakni kesempatan pertama untuk mencoba jalur dan kesempatan kedua untuk uji irit dengan mengililingi dua putaran sirkuit Proving Ground Bridgestone yang jarak total sekitar 4 km.

Setiap peserta didampingi oleh teknisi Daihatsu yang akan memberikan panduan berkemudi yang baik dan mencatat hasil konsumsi bahan bakar yang dapat dilihat pada panel di dashboard mobil.

Waktu yang diberikan untuk mengililingi dua putaran sirkuit tersebu adalah 6 menit dan akan diberikan penalti berupa pengurangan poin apabila pengendara mencatatkan waktu lebih dari batasan tersebut.

Eco-Driving

Daihatsu menyematkan fitur eco-driving pada Ayla yang berguna untuk memperlihatkan jarak yang telah ditempuh kendaraan, tingkat konsumsi bahan bakar, dan berapa jarak yang dapat ditempuh dengan bahan bakar tersisa.

Selain itu, terdapat sebuah lampu indikator berbentuk daun berwarna hijau yang akan menyala jika pengemudi telah berkendara dalam standar ramah lingkungan dan hemat bahan bakar dan akan mati jika cara mengemudi salah.

Sebelum tantangan dimulai, Rio Sanggau, Head of Domestic Marketing ADM, memberikan beberapa pengarahan terkait dengan bagaimana cara mengemudi yang hemat bahan bakar. Menurutnya, menjaga kecepatan konstan merupakan faktor penting iritnya konsumsi bahan bakar kendaraan.

Data yang tercatat pada fitur eco-driving pada layar panel akan digunakan untuk menentukan pemenang dari tantangan ini. Dari tantangan tersebut, tidak ada seorang pun yang berhasil mematahkan rekor efisiensi bahan bakar yang dicatatkan oleh dua teknisi Jepang itu.

Namun, salah seorang wartawan berhasil mendekati rekor tersebut dengan konsumsi bahan bakar 27,3 km/liter untuk transmisi manual. Sementara itu, rekor untuk mobil bertransmisi otomatis adalah 21,6 km/liter yang juga mendekati rekor yang dicetak oleh teknisi Jepang tersebut.

Hal yang perlu digarisbawahi dalam ajang ini adalah cara berkemudi menentukan konsumsi bahan bakar Ayla. Beberapa percobaan yang dilakukan oleh jurnalis mencatatkan konsumsi bahan bakar di bawah 22 km per jam.

Daihatsu, ungkap Rio, akan terus memberikan edukasi kepada konsumen bagaimana cara mengemudikan mobil yang ramah lingkungan melalui diler-diler mereka di seluruh Tanah Air sebagai upaya untuk mendukung pemerintah mengurangi emisi gas buang.

Namun, hasil tes tersebut memperlihatkan konsumsi rata-rata bahan bakar yang ditorehkan oleh para jurnalis adalah sekitar 23 km per liter untuk transmisi manual, sedangkan bagi transmisi otomatis yakni sekitar 19 km/liter.

Dengan catatan tersebut, setidaknya Ayla mampu membuktikan dirinya irit bahan bakar dan dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam aturan LCGC untuk mendapatkan insentif.

Terkait dengan peraturan LCGC, pihak Daihatsu menegaskan akan meluncurkan produk Ayla setelah regulasi tersebut diterbitkan pemerintah dalam waktu dekat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.